HUKRIM

BICARA KONFLIK PALESTINA – ISRAEL DI FB, SEORANG PEMUDA DIKEROYOK. KAPOLSEK DUNGINGI TURUN TANGAN

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Ismail Abas

“Penganiayaan terjadi disebabkan perang komentar di media sosial facebook (Portal Gorontalo), yang membahas tentang konflik Palestina dan Israel, dimana terjadi perbedaan pendapat antara Pelapor dan beberapa Netizan”

GOL (DUNGINGI) – Seorang lelaki bernama Abduk Hafiz Yunus yang beralamatkan di jalan Delima kelurahan Libuo kecamantan  Dungingi Kota Gorontalo di datangi sekolempok orang dan melakukan pengeroyokan terhadap dirinya. Dirinya pun melaporkan ihwal pengeroyokan ke Polsek Dungingi pada Senin (13/05/2019) pukul 22.30 wita.

Kapolsek Dungingi, Ipda Moh. Atmal menjelaskan jika pelapor bermasalah di Media Sosial Facebook dengan orang yang Pelapor tidak kenal.  Berbekal alamat yang diberikan Pelapor melalui media sosial, maka Pelapor di datangi sejumlah orang dengan membawa senjata tajam dan langsung melakukan Pengeroyokan diteras rumah Pelapor. Akibatnya, Pelapor mengalami rasa sakit di bagian wajah tepatnya di sebelah kiri.

Atas kejadian itu, Kapolsek Dungingi Ipda Moh. Atmal bersama personil piket Dungingi turun ke TKP dan mengamankan sebuah motor Yamaha X-Ride DM 3505 JF berwarna hijau yang diduga milik Pelaku Penganiayaan.

“Penganiayaan terjadi disebabkan perang komentar di media sosial facebook (Portal Gorontalo), yang membahas tentang konflik Palestina dan Israel, dimana terjadi perbedaan pendapat antara Pelapor dan beberapa Netizan,” ungkap Kapolsek Ipda Moh Atmal yang biasa disapa ustad.

Guna melengkapi laporan Pelapor, maka pihak Kepolisian Sektor Dungingi, melalui Kepala SPK, Bripda Kahas Musliman membawa Pelapor ke RS. Otanaha untuk dilakukan Visum.

Kapolsek Dungingi pun melakukan interogasi ke Pelapor yang menjadi korban penganiayaan itu, mempertanyakan mengapa dirinya bermedsos  yang menyebabkan terjadi pertentangan hingga dirinya di keroyok orang tak dikenal.

“Dia belajar  dari google, dan untuk menjaga hal sara antar sesama simpatisan Agama, Kapolsek Dungingi mengamankan masyarakat Libuo untuk tidak main hakim sendiri, dan mari belajar Agama dari sumber yang jelas, yakni dari kitab Al-quran, kitab yang sohih, tidak dari intrnet semata, sehingga bisa jelas dan kuat dalam pemahaman ilmu Agama, dan tidak menjustic atau menghakimi orang lain, dalam ujaran yang dapat mendatangkan kebencian,” ungkap Kapolsek. Moh. Atmal.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek yang murah senyum itu mengatakan jika Terlapor dan Pelapor  telah diamankan dan diserahkan ke Polres Gorontalo Kota.

“Saya menghimbau kepada masyarakat Libuo untuk tidak main hakim sendiri , dan mari belajar Agama dari sumber yang jelas, dari kitab Alquran, kitab yang sohih, tidak dari intrnet semata, sehingga bisa jelas dan kuat dalam pemahaman ilmu Agama, dan tidak menjustis atau menghakimi orang lain dalam ujaran yang dapat mendatangkan kebencian,” pinta Kapolsek kepada warga di kecamatan Dungingi pada khususnya, dan Gorontalo pada umumnya.#(GOL/Tim SMSI)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button