KONTROL

KAOS BOLEH IMPORT, TAPI CAKADA JANGAN

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Ismail Abas

Kaos ini rencananya akan dibagikan secara gratis. Siapa saja orang Pohuwato dapat memilikinya. Syaratnya cuma satu, cukup berkomitmen dengan gerakan tagal, kemudian memesannya sesuai ukuran.

GOL (MARISA) – Aksi penolakan terhadap calon luar daerah untuk ikut kontestasi Pilkada di Pohuwato 2020 mendatang ternyata benar-benar serius. Tak hanya memviralkan tagar stop import cakada, kali ini sebagian warga bahkan telah mendesain kaos milineal bertulisan tagar stop import cakada. Desain kaos yang berbahan dasar katun, berwarna dasar putih dan kombinasi hitam itu tengah diviralka dimedia sosial. Bahkan sebagian group WhatsApp tengah merilist para netizen yang ingin memiliki kaos tersebut.

Kaos ini rencananya akan dibagikan secara gratis. Siapa saja orang Pohuwato dapat memilikinya. Syaratnya cuma satu, cukup berkomitmen dengan gerakan tagal, kemudian memesannya sesuai ukuran.

Salah seorang tokoh pemuda Paguat Pohuwato,  Ronal Albakir menyambut baik gerakan tagar stop import cakada ini. Menurutnya, Pohuwato tidak alergi dengan figur dari luar daerah. Hanya saja kata Ronal, idealnya jika memang masih tersedia figur cakada putera Pohuwato kenapa mesti import.

“Harusnya disadari bahwa tagal ini bukan membendung orang luar, melainkan Pohuwato ingin mengirim pesan kepada khalayak ramai bahwa kami punya stok kader yang mumpuni, yang integritas dan kapabilitasnya sama bahkan lebih dari orang luar. Maka, kenapa harus import cadaka jika yang lokal saja tersedia, ” jelasnya.

Ronal yang juga mantan aktivis mahasiswa ini berharap, tagal ini tidak diplesetkan bahkan dimaknai secara parsial. Melainkan dipahami sebagai bentuk dukungan rakyat terhadap figur putera daerah yang akan memimpin daerah ini kedepan. “Insyaallah semangatnya untuk memperbaiki daerah ini dimasa depan. Sehingga tagar ini perlu dukungan semua pihak, ” tandasnya. @GOL/Jundi.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button