Tak Berkategori

PEMKAB BOLTIM KUNJUNGI BUMI PANUA

MARISA (GOL) – Pemda Pohuwato, Kamis (27/6), di Ruang Pola Kantor Bupati menerima Kunjungan Kerja Pemda Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulut. Rombongan dipimpin Assisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Ariono Sugiha dan Assisten Administrasi Umum Zainuddin Mokoginta. Diterima Sekda Djoni Nento didampingi Kepala OPD.

Selaku tuan rumah, Sekda Djoni Nento menyampaikan selamat datang kepada Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang telah melakukan silaturrahmi di Bumi Panua Kabupaten Pohuwato.

“Atas nama Pemda dan masyarakat menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya, terima kasih tak terhingga atas kunjungannya ke Kabupaen paling ujung barat Provinsi Gorontalo,” ujarnya.

Sekda Djoni menjelaskan bahwa Pohuwato terbentuk pada 2003 dan pada Mei kemarin memasuki usia ke-16. Kabupaten yang berbatasan dengan Sulteng ini terdiri dari 13 Kecamatan, 101 desa dan 3 kelurahan.

Sementara itu, Assisten I Boltim, Ariono Sugiha menyatakan, Kabupaten Boltim akan merayakan hari jadi pada 22 Juli mendatang. Terbentuk pada 2008, Boltim terdiri dari 7 Kecamatan dan jumlah penduduk kurang lebih 100 ribu. Daerah mekaran dari Kabupaten Bolmong Induk ini hampir sama dengan Pohuwato yang berada di pesisir pantai.

Menurut Ariono, Pemda Boltim inigin melakukan kerjasama di bidang pembangunan antara daerah. Kerjasama ini akan dibuatkan dalam bentuk MoU dan ditanda tangani pada 22 Juli tepatnya pada HUT Boltim. Sehingganya Boltim siap menunggu dan menantikan kehadiran dari Pemda Pohuwato bisa hadir pada HUT Boltim ke-11.

“Kerjasama dimaksud yakni mengenai manejemen Kepegawaian, juga dibidang parawisata, pendidikan dan lainnya. Dipilihnya Pohuwato karena daerah ini sudah diakui di tingkat nasional khususnya di bidang kepegawaian, terlebih saat ini menerima dua penghargaan lagi”ucapnya.

Senada dengan itu, Assisten III bidang Administrasi Umum Boltim Zainuddin Mokoginta menambahkan, Daerah yang berbatasan dengan Minahasa Utara ini tidak pernah bosan dalam memperbaiki pemerintahan yang ada di Boltim.

Apalagi dalam bidang kepegawaian, kata Zainidin karena rekomendasi dari BKN Regional XI Manado. Walaupun Pohuwato terlalu jauh namun untuk perbaikan manajemen kepegawaian dan hal lainnya yang ada di Pohuwato maka pihaknya mengaku hadir mau belajar atau ada yang dikerjasamakan.

“Kami mengakui ada lebihnya di Boltim tapi ada juga kekurangannya dan itu akan kami fokuskan di Pohuwato,” tandasnya. (Humas/Jundi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button