KONTROL

NASIR GIASI : KH. ABDUL GHOFIR NAWAWI TOKOH PEMEKARAN POHUWATO

Laporan : Jaringan Berita SMSI

“Jika tidak ada beliau (Alm. KH. Abdul Ghofir Nawawi) di Jakarta kami agak sulit, karena beliaulah yang membuka jaringan ke DPR-RI dan Kementrian waktu itu,” urainya

RANDANGAN (GOL) – Ketua DPRD Pohuwato Nasir Giasi, bercerita tentang sekelumit kisah Alm. KH. Abdul Ghofir Nawawi.

Cerita nolstalgia perjuangan Ulama besar di Pohuwato ini disampaikannya saat memberikan sambutan diacara takziah ke 40 hari, Minggu (30/6).

“Saya menyaksikan langsung perjuangan beliau ( Alm. KH. Abdul Ghofir Nawawi ) dalam pemekaran Pohuwato. Waktu itu kami, melalui jalur laut sampai di Jakarta untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, berpisah dengan Daerah Boalemo,” ungkap Nasir Giasi.

Diakui Nasir, Pemekaran Pohuwato tak lepas juga dari peran dan perjuangan bersama KH. Abdul Ghofir Nawawi. Guna merealisasikan perjuangan dan cita-cita masyarakat Pohuwato, Alamrhum kata Nasir rela ikut melibatkan diri secara full.

“Jika tidak ada beliau (Alm. KH. Abdul Ghofir Nawawi) di Jakarta kami agak sulit, karena beliaulah yang membuka jaringan ke DPR-RI dan Kementrian waktu itu,” urainya.

Nasir Giasi juga menyampaikan, tidak perlu malu menjadi anak pesantren, karena perjuangan kemerdekaan Indonesia banyak peran santri didalamnya, dan saat ini Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin berasal dari santri.

“Jika kita berniat baik membangun Daerah, maka yakinlah Daerah itu akan meberikan yang terbaik untuk kita,” imbuhnya.

Secara khusus, selaku Pemerintah Daerah, Nasir Giasi berjanji akan memperhatikan, yang telah dirintis Alm. KH. Abdul Ghofir Nawawi.

“Pesantren ini, bukan hanya tanggungjawab pengelola tetapi kita semua termasuk pemerintah Daerah,” pungkasnya. (@/Tim Gol)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button