KONTROL

GRANAT MINTA PERKETAT PENGAWASAN PENJUALAN ‘LEM EHABON’ DI POHUWATO

Laporan : Jaringan Berita SMSI

“Sebagaimana diketahui bahwa penggunaan lem ehabon oleh remaja dan siswa belakangan ini mulai marak. Karena itu, penting kita mencegahnya dengan cara memperketat pengawasan ruang peredaran dan penjualan lem ehabon diwilayah ini,” urainya.

MARISA (GOL) – Salah satu rekomendasi dari Focus Group Discussion (FGD) tentang Narkoba yang diprakarsai oleh Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Pohuwato, adalah meminta Pemerintah Daerah beserta aparat hukum diwilayah ini untuk memperketat pengawasan terhadap penjualan lem ehabon di pusat – pusat perdagangan di Pohuwato.

Menurut Ketua DPC Granat Pohuwato Ismail Abas, pihaknya sengaja menaruh perhatian penuh terhadap penyalahgunaan lem ehabon yang kian marak dilakukan oleh remaja dan pelajar di daerah ini. Tujuannya adalah untuk meminimalisir jumlah korban yang ditimbulkan akibat pemakaian dari lem ehabon tersebut.

“Sebagaimana diketahui bahwa penggunaan lem ehabon oleh remaja dan siswa belakangan ini mulai marak. Karena itu, penting kita mencegahnya dengan cara memperketat pengawasan ruang peredaran dan penjualan lem ehabon diwilayah ini,” urainya.

Tak hanya itu lanjut Ismail, diskusi ini juga melahirkan dua rekomendasi lainnya, yakni meminta Pemkab melalui BNK Pohuwato untuk melaksanakan tes urine bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) secara rutin setahun dua kali.

Rekomendasi lain adalah mendukung upaya pengalihan vertikalisasi status BNK menjadi BNN Kabupaten Pohuwato.

“Tiga rekomendasi itu kami lahirkan dalam Diskusi Fokus tentang bahaya narkoba. Rekomendasi ini akan kami serahkan kepada Bupati dan lembaga lainnya di Pohuwato untuk menjadi referensi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Bumi Panua,” terang Ismail Abas, Ketua DPC Granat Pohuwato, usai pelaksanaan FGD, Rabu (08/07/2019), di Warkop 008 Marisa.

Diskusi fokus ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba (HANI) 2019 di Pohuwato. Menghadirkan narasumber Kepala BNK Pohuwato, AKP. Bernadin Situngkir, Wakil Rektor UNIPO Edy Sijaya, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS dr. Suherman dan Ketua DPC Granat Pohuwato Ismail Abas. (@/Tim Gol)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button