KONTROL

PERINGATI HANI 2019, GRANAT SESALKAN KETIDAKHADIRAN KASAT NARKOBA DI DISKUSI FOKUS

Laporan : Jaringan Berita SMSI

“Kami sangat menyesalkan ketidakhadiran Kasat Narkoba dalam diskusi fokus malam ini. Padahal, temanya penting dalam rangka memantik spirit dan pencarian solusi dalam upaya pemberantasan narkoba di Bumi Panua,” ungkap Hamid Toliu, Wakil Ketua Granat Pohuwato,

MARISA (GOL) – Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kabupaten Pohuwato sangat menyayangkan ketidakhadiran Kasat Narkoba Polres Pohuwato, Iptu. Buraerah sebagai narasumber pada Focus Group Discussion (FGD) tentang narkoba.

“Kami sangat menyesalkan ketidakhadiran Kasat Narkoba dalam diskusi fokus malam ini. Padahal, temanya penting dalam rangka memantik spirit dan pencarian solusi dalam upaya pemberantasan narkoba di Bumi Panua,” ungkap Hamid Toliu, Wakil Ketua Granat Pohuwato, Kamis (04/06/2019) kepada sejumlah wartawan.

Menurut Hamid, sehari sebelum pelaksanaan kegiatan Diskusi, pihaknya telah membangun komunikasi dan koordinasi dengan Kasat Narkoba melalui jaringan seluler terkait peringatan HANI 2019 yang dibingkai lewat FGD. Dan saat kata Hamid, melalui Ketua Granat Pohuwato, Kasat Narkoba menyatakan kesiapan dan kesanggupannya untuk hadir menjadi salah satu narasumber. Bahkan Ia memberi apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan ini.

“Namun, sangat kami sesalkan, saat pelaksanaan beliau pak Kasat tidak lagi dapat dihubungi. Kontaknya mati, bahkan Ketua BNK Pohuwato ikut menelpon beliau, tapi sekali lagi telponnya beliau diluar jangkauan,” terangnya.

Hamid mengaku tidak mengetahui alasan mengapa Kasat Narkoba tiba-tiba memutuskan untuk tidak hadir. Dan menurutnya, ketidakhadiran Kasat juga ikut dipertanyakan oleh sebagian peserta diskusi yang notabene adalah organ pemuda dan mahasiswa.

“Kami hanya dapat informasi bahwa Kasat sedang ada tamu dari Polda Gorontalo. Bagi kami nggak masalah, yang penting bisa diinformasikan kepada panitia. Agar panitia tidak menunda diskusi hingga satu jam demi menunggu Pak Kasat,” urai Hamid, seraya mengaku pihaknya tetap berpostif thingking bahwa Kasat memiliki agenda lain yang tidak kalah pentingnya dengan agenda FGD.

Ditempat terpisah, Kapolres Pohuwato AKBP. Agus Widodo SIK,MH, ketika dikomfirmasi wartawan media online melalui selulernya mengaku tidak menerima langsung surat permohonan narasumber dari Granat. Kapolres menduga, surat permintaan kesediaan narasumber langsung diserahkan kepada yang bersangkutan.

“Saya tidak terima surat dari Granat kaitan dengan kegiatan tersebut. Mungkin saja suratnya disampaikan langsung kepada yang bersangkutan. Tapi, selama ini Polres sangat mendukung dan mengapresiasi setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Granat dan organisasi lain. Polres selalu well come dan mendukung,” imbuhnya. (@/Tim Gol)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button