POHUWATO EKSEKUTIF

Dukcapil Go Digital se-Provinsi Gorontalo Akan Dipusatkan di Pohuwato

POHUWATO (GOL) – Kabupaten Pohuwato terpilih menjadi tuan rumah pada kegiatan Pencanangan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) dan Dukcapil Go Digital se-Provinsi Gorontalo. Seiring dengan itu, Selasa, (27/, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati, digelar Rapat Pembentukan Panitia Kabupaten sekaligus persiapan Pencanangan GISA dan Dukcapil Go Digital.

Rapat dipimpin Wakil Bupati Amin Haras didampingi Sekda Djoni Nento dan Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Ratnawati Tulie.

Wabup Amin Haras, Pemda Pohuwato menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini, dimana Provinsi mempercayakan Pohuwato sebagai pusat Pencanangan GISA dan Dukcapil Go Digital se-Provinsi Gorontalo. Untuk itu diminta kesiapan sebagai tuan rumah sekaligus menyambut kedatangan dari Dirjen Dukcapil Prof. Zudan Arif Fakrulloh di Kabupaten Pohuwato.

“Waktu yang tinggal berapa hari ini diharapkan oleh Wabup Amin bisa menjadi perhatian, karena kegiatan ini level provinsi maka diminta pihak Dukcapil terus melakukan koordinasi dan komunikasi ke Dinas PMD dan Dukcapil Provinsi sehingga kegiatan ini sukses terlaksana,” terangnya.

Sementara itu, Kadis Dukcapil Ratnawati Tulie, menjelaskan, dipilihnya pohuwato karena sesuai penilaian Dinas PMD dan Dukapil bahwa daerah ujung barat provinsi khususnya dari segi pelayanan KTP Elektronik sudah tuntas 100 persen pada 2018.

Namun, untuk tahun 2019 ini ada ketambahan pemula sekitar dua ribuan lebih dan itu sudah rekam sampai ke kecamatan-kecamatan yang data saat ini tinggal 1133 jiwa, tapi data tersebut selalu berubah karena adanya yang datang melakukan perekaman, dan ditergetkan Januari 2020 tuntas semunya.

“Ya, setelah dievaluasi oleh provinsi seluruh Adminduk yang hampir tuntas itu adalah pohuwato, sehingganya pohuwato yang ditunjuk. Kemudian hal lain yang menjadi pertimbangan yakni posisi akta kelahiran dari 0–18 tahun tinggal 1800 jiwa dari jumlah 40 ribu sekian,” ungkapnya.

Disisi lain, Kadis Dukcapil Ratnawati Tulie, menambahkan, dimaksud Go Digital dimana pelaksanaan pencetakan akta kelahiran online. Jadi kalau istrinya melahirkan jelas ketambahan anak dalam status keluarga tersebut, maka bisa langsung mengirim dokumen secara online ke Dukcapil.

“Saat itu ketika diverifikasi berkasnya memenuhi syarat, maka bapak atau suami tersebut boleh mencetak langsung melalui HP Android bapak sendiri untuk mempercepat prosesnya, dan pertambahan pendudukan itu langsung terkonek ke Pusat. Jadi, setiap harinya bisa dilihat berapa ketambahan penduduk atau yang melahirkan, dengan Go Digital ini diketahui ketambahan penduduk di tiap-tiap daerah,” jelasnya.

Selanjutnya, Pencanangan GISA dan Dukcapil Go Digital se-Provinsi Gorontalo rencanya dilaksanakan pada 5 September 2019 yang akan dihadiri Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Prof. Zudan Arif Fakrulloh. (@/jundi)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button