KONTROL

Bawa Spanduk Dan Megapone, Warga Transmigrasi Sandalan Datangi DPRD Pohuwato

MARISA (GOL) – Merasa tak mendapatkan keadilan hidup sebagai warga transmigrasi, puluhan warga UPT Sandalan melakukan unjuk rasa di Halaman Kantor DPRD Pohuwato, Kamis (29/8/2019).

Dengan dikawal ketat aparat kepolisian Polres Pohuwato, massa aksi melakukan orasi dihadapan pimpinan sementara DPRD Pohuwato. Tak hanya itu, sebagian diantaranya melakukan aksi tutup mulut pakai lakban.

Mariadi, dalam orasinya mengungkapkan, aksi ini bagian dari protes atas ketidakadilan yang terjadi pada warga transmigrasi Sandalan. Dimana menurutnya, sejak penempatan, mereka tidak mendapatkan haknya sebagai warga transmigran.

Mulai dari sulitnya akses air bersih, kemiringan lahan yang tidak sesuai dan masalah pendidikan yang sulit didapatkan anak-anaknya. Tak hanya itu, mereka juga menuntut ganti rugi atas penebangan lahan di tahap satu.

“Kami datang menuntut hak-hak kami serta ganti rugi atas lahan di tahap satu,” terangnya.

“Kami sengaja menutup mulut sebagai simbol lelahnya menyampaikan aspirasi, baik pada rapat – rapat ataupun mediasi yang di lakukan oleh pihak berwenang serta tidak ingin lagi mendengarkan janji – janji yang di sampaikan,” imbuhnya.

Pimpinan sementara DPRD Pohuwato, Rizal pasuma didampingi Amran Anjulangi menyampaikan, akan segera mengambil sikap terhadap aspirasi dari masyarakat sandalan.

” Nanti persoalannya ini akan kami tindak lanjuti dengan mengundang instansi terkait. Sekaligus akan mengkonfrontir langsung dengan masyarakat sandalan saat gelaran rapat nanti,” tukasnya. (@/jundi)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button