POHUWATO EKSEKUTIF

Orang Asing di Pohuwato Akan Diawasi Serius

MARISA (GOL) – Orng asing yang akan masuk di Wilayah Pohuwato akan diawasi ketat oleh Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Pohuwato.

Hal ini terungkap saat rapat Timpora yang dipimpin Wabub Pohuwato Amin Haras, Kamis, (12/9), di ruang pola Kantor Bupati.

Wabub Amin Haras, mengatakan persoalan orang asing di pohuwato jadi perhatian pemerintah daerah. Karena Pohuwato tidak lepas dari datangnya ataupun minat dari orang asing.

Hal ini dipengaruhi oleh potensi yang ada di daerah ini. Sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka untuk datang di bumi panua tercinta.

“Daerah ini punya daya tarik tersendiri. Sehingga akan banyak orang asing datang ke wilayah kita. apakah itu yang mau berinvestasi ataupun sebagai wisatawan. Atau untuk sekedar melihat-lihat daya tarik wisata di daerah pohuwato,” terangnya.

Apalagi sekarang ini lanjut Amin, Pemda sementara menggalakkan wisata bawah laut, ini salah satu yang merupakan daya tarik yang diminati oleh orang asing.

Olehnya pemerintah daerah berharap penting bagi kita semua untuk mengawasi keberadaaan orang asing di pohuwato, karena daya tarik pohuwato bisa menjadi potensi untuk para investasi berupa investasi tambang.

“Saya pernah melihat orang asing yang datang ke pohuwtao berupa yang ada di popayato. Hanya saja ketika itu saya berfikir mau dilapor ke siapa, karena waktu itu belum ada Timpora. Namun dengan adanya Timpora maka kehadiran dan keberadaan mereka bisa ditelusuri lebih mendalam,” ungkap wabup.

Diakui bahwa orang asing dari China, Hongkong, Korea atau Jepang jika masuk ke daerah kita kadang tidak bisa ditelusuri, karena kita menganggap bahwa orang China dari gorontalo.

” Olehnya kepada Timpora sekiranya bisa menelusuri mereka serta langkah apa yang dilakukan dari kehadiran orang-orang asing, karena bisa saja ada yang sampai berbulan di pohuwato,” pungkasnya. (@/jundi)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button