Tak Berkategori

Demi Kampung Pelangi Torosiaje, Syarif Sambangi BPPT Serpong

Irfan Saleh : “Kita wujudkan misi sanitasi persampahan dan air bersih melalui intervensi teknologi.

BANTEN (GOL) – Bupati Pohuwato Syarief Mbuinga terus berupaya mempercepat terwujudnya wisata kampung pelangi desa Torosiaje, yang beberaoa waktu lalu mendapat apresiasi ibu ibu menteri kabinet kerja.

Hari ini, Kamis (26/9) Kaban Bappeda Pohuwato Irfan Saleh, mendampingi Bupati Syarief Mbuinga di BPPT Serpong Banten untuk sebuah misi sanitasi, persampahan dan air bersih melalui intervensi tehnologi, khususnya untuk pengembangan wisata kampung pelangi desa Torosiaje.

Di katakan Irfan Saleh ketika dihubungi awak media ini melalui selulernya, rasa capek tergantikan dengan begitu banyak informasi teknologi yg bisa diimplementasi ke daerah bumi panua tercinta ini.

Bupati Syarief Mbuinga seperti kata Irfan, menyampaikan terima kasih kepada Direktur pusat kajian lingkungan BPPT dikawasan Serpong Banten bersama tim, atas respon cepat surat yang dilayangkan Pemkab Pohuwato meskipun hanya melalui WA.

Selanjutnya masih kata Irfan, penerimaan yang baik dan ramah pihak BPPT Serpong, menjadi catatan baik Bupati Syarief Mbuinga.

Bupati Syarief Mbuinga urai Kaban Bappeda, memperkenalkan satu persatu tim yang mendampingi, selanjutnya memaparkan satu persatu kondisi kampung terapung pelangi Desa Torosiaje.

Ada 3 isu yang diangkat Bupati Syarief Mbuinga, seperti yang dijelaskan Irfan Saleh, diantaranya bagaimana mengatasi tinja, limbah dapur serta limbah kamar mandi didesa tersebut.

Setelah mendengar pemaparan Bupati, Direktur BPPT Serpong DR. Edi Nugroho seperti yang dikatakan Irfan, menyampaikan pihaknya telah babyak menciptakan teknologi penanganan limbah, tapi masih berfokus pada wilayah darat.

“Belum ada teknologi khusus kampung terapung seperti ini, sehingga kami tertantang pak bupati.” Terang Nugroho seperti yang ditirukan Irfan Saleh.

Pihak BPPT Serpong kata Kaban Bappeda, akan berupaya secara maksimal mengupayakan mengatasi masalah wisata desa pelangi Torosiaje.

“Kita diberi kesempatan pihak BPPT menyerahkan dokumen profosal untuk mengatasi persoalan desa terapung Torosiaje.” Urai Irfan mengakhiri sambungan seluler. (@/mz)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button