POHUWATO EKSEKUTIF

Cegah Stunting, Pemkab Pohuwato Libatkan Lembaga JICA

Laporan : Jaringan Berita SMSI

MARISA (GOL) – Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kelompok Kerja Gerakan Kolaborasi Mengentaskan dan Mencegah Anak Stunting (Gerbos Emas), Senin, (21/10), berlangsung di Aula Baperlitbang.

Dibuka Wakil Bupati Amin Haras, didampingi Kepala Baperlitbang Irfan Saleh dan dihadiri Tenaga Ahli Japan International Cooperation Agency (JICA) Shintani Naoyuki.

Wabup Amin Haras mengatakan, di Indonesia sekitar 37 % anak mengalami stunting (Riset Kesehatan Dasar/Riskesdas 2013) dan di seluruh dunia. Indonesia adalah Negara dengan prevalensi stunting kelima terbesar. Khusus Kabupaten Pohuwato data prevalensi stunting 2017 sebesar 32 persen dan pada 2018 turun menjadi 23,62 persen.

“Capaian ini cukup membanggakan urutan pertama tertinggi penurunannya se-provinsi gorontalo,” tuturnya.

Lebih lanjut Wabup Amin, kabupaten pohuwato tahun 2019 oleh pemerintah pusat ditetapkan desa lokus stunting sebanyak 10 desa, dan pada 2020 kewenangan penentuan lokus desa stunting sepenuhnya diberikan kepada daerah dengan penentuannya melalui analisis situasi yang dilakukan oleh tim gizi tenaga kesehatan kabupaten kota yang didukung oleh tenaga kesehatan provinsi gorontalo.

“Dimana pada analisis tersebut ditentukan kabupaten pohuwato ada 16 desa lokus stunting 2020 dengan prevalensi stunting tertinggi se-kabupaten pohuwato,” terang Wabub.

Disisi lain kata Wabub, dalam mengoptimalkan pelaksanaan Perbup Gerbos Emas, maka pemda melalui Baperlitbang didukung oleh lembaga JICA melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas Pokja Gerbos Emas yang dilaksanakan selama 5 hari kedepan dengan melibatkan para narasumber yang kompoten dari Commit yang merupakan alumni JICA. (@/tim_gol)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button