KONTROL

Unik..!! Bernuansa Camping Alam, Educare Institute Manfaatkan Sampah Jadi Tempat Baca

Laporan : Berita Jaringan SMSI

MARISA (GOL) – Ada yang menarik dan terbilang cukup unik dari kegiatan Kemah Bhakti Literasi 2019 Provinsi Gorontalo yang dipusatkan di Taman Pemuda, Kabupaten Pohuwato, kemarin.

Diantara para peserta kemah, terdapat satu comunitas anak muda potensial dan kreatif asal Pohuwato, hadir dan mewarnai nuansa Kemah Bhakti tersebut.

Mereka adalah Educare Institute. Komunitas ini merubah suasana kemah bhakti menjadi nuansa camping alam. Tak ayal, meski berada ditengah-tengah pusat perkotaan, namun pengunjung dan peserta lainnya mampu merasakan sedang berada di Hutan perkotaan.

Komunitas ini mencoba mendesain tempatnya dengan sangat kreatif. Di sekeliling tenda dibuat nuansa gemerlap nan indah saat dimalam hari. Dengan menyuguhkan hiasan lampu yang warna warni.

Tak hanya itu, mereka membuka lapak sudut baca. Dengan menaruh buku-buku bacaan yang berguna bagi tambahan ilmu dan pengetahuan. Menariknya, mereka memanfaatkan sampah atau barang-barang bekas sebagai ornamennya, termasuk tempat baca yang dibuat dari sampah.

“Kami educare membuka lapak buku dengan memanfaatkan sampah sebagai tempat buku. Dan Alhamdulillah telah menjadi perhatian dari teman – teman dari Kabupaten/Kot se – Provinsi Gorontalo yang mengikuti kemah bakti di bumi panua,” ungkap Direktur Educare Institute, Trizulharmiman Alwi.

“Kami membuat dekokrasi kemah dengan memanfaatkan sampah sekitar untuk membuat tempat baca yang baca. Dengan nuasa alam camping,” tambahnya.

Secara khusus, Trizulharmiman mengaku bangga dengan di pilihnya kabupaten Pohuwato sebagai tuan rumah kemah bhakti literasi 2019. Ia berharap, kegiatan ini mampu memberikan nilai tambah terhadap minat baca para peserta maupun masyarakat umum.

“Kebanggaan bagi kami di Kabupaten Pohuwato menjadi tuan rumah, komunitas kecil kami sangat berharap adanya dukungan pemerintah daerah Soal issue literasi dan soal linggkungan. Dimana tingkat baca kita cukup rendah, sehingga harus segera digalakkan membaca minimal 2 jam dalam sehari. Serta, pengehematan penggunaan barang – barang jenis plastik dan pemanfaatan bak sampah harus diseriusi,” pungkasnya. (@/gol_jundi)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button