POHUWATO LEGISLATIF

DPRD Sebut Polemik UPT Sandalan Kesalahan Perencanaan Program Transmigrasi

Laporan : Jaringan Berita SMSI

MARISA (GOL) – DPRD menilai polemik Transmigrasi Sandalan merupakan kesalahan dalam perencanaan program transmigrasi.

Penilaian ini disampaikan Ketua Fraksi Golkar, Al_Amin Uduala, saat Rapat Dengar Pendapat bersama Sekda Jhoni Nento, Kadis Nakertrans, Kadis Pendidikan, Rudi Daenunu, terkait persoalan masyarakat Transmigrasi UPT Sandalan, Senin (11/11/2019), bertempat di Ruang rapat DPRD kabupaten Pohuwato.

Menurut Al_Amin, yang terjadi di sandaran bukan hanya semata permasalahan lahan, tempat tinggal atau masalah pendidikan. Namun, ini akibat dari tidak adanya perencanaan yang matang kaitan dengan program transmigrasi

Sekretaris DPD Golkar Pohuwato ini memberikan beberapa catatan kepada Dinas Nakertrans. Al_Amin juga menyoroti pembangunan tempat hunian warga Sandalan yang di bangun tahun 2016, dan kemudian sudah diusulkan lagi oleh dinas untuk direhab.

“Setau saya, transmigrasi baru membangunnya tahun 2016, kemudian saat ini tahun 2019 sudah ada usulan rehab. Ini kan lucu,” tegas Al_amin.

Al_Amin berharap, Dinas terkait mampu mengindentifikasi masalah yang terjadi di UPT Sandalan. Sebab, informasi yang berkembang selama ini agak sedikit beragam.

“Karena ada tiga elemen yang saling berhubungan disitu, sehingga penting untuk kita identifikasi di setiap tahapan, berapa areal yang sudah dibagi dan yang belum, berapa kepala keluarga dari tahap satu dan seterusnya, supaya kita tahu persis langkah apa yang akan kita ambil,” harapnya.

Rapat Dengar Pendapat ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, Idris Kadji. Dihadiri unsur pimpinan DPRD. (@/gol_jundi)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button