KONTROL

Komunitas Gusdurian Hadir di Pohuwato

MARISA (GOL) – Guna memperjuangkan nilai-nilai sang guru Bangsa, Alm. KH. Abdurahman Wahid agar tetap eksis, komunitas Gusdurian Gorontalo lebarkan sayapnya ke Bumi Panua.

Itu ditandai dengan dideklarasikannya komunitas Gusdurian Pohuwato, Sabtu (7/3/2020) tadi malam, bertempat di Warkop 008 Marisa.

Dan menunjuk saudara Rifyan Ridwan Saleh sebagai Koordinator Gusdurian Pohuwato.

Perwakilan Gusdurian Provinsi Gorontalo, Jemi Radji menyampaikan, Gusdurian adalah sebutan untuk para murid, pengagum, dan penerus pemikiran dan perjuangan Gus Dur.

Para GUSDURian mendalami pemikiran Gus Dur, meneladani karakter dan prinsip nilainya, dan berupaya untuk meneruskan perjuangan yang telah dirintis dan dikembangkan oleh Gus Dur sesuai dengan konteks tantangan zaman.

Dengan hadirnya Gusdurian di Kabupaten Pohuwato ini, Jemi berharap dapat memasifkan gerakan dan penerapan dari prinsip nilai-nilai dan cara pandang Gus Dur dalam menghadapi setiap persoalan.

“Hal ini karena Kabupaten Pohuwato merupakan daerah yang saat ini terus berkembang dengan sangat pesat sehingga masuknya nilai-nilai baru yang dapat menggerus kekayaan karakter fundamental masyarakat Kabupaten Pohuwato juga sangat di khawatirkan sehingga perlu untuk direduksi sejak dini,” terangnya.

Sementara itu, Koordinator terpilih Gusdurian Pohuwato,Rifyan Ridwan Saleh  mengungkapkan, masyarakat Pohuwato yang terdiri dari berbagai suku, Ras dan agama sudah lama hidup dalam perdamaian serta toleransi yang tinggi. Namun, melihat masuknya arus informasi yang tendensius dan cenderung provokatif dapat mengancam perdamaian dan kedamaian masyarakat Kabupaten Pohuwato.

Rifyan berharap dengan adanya Gusdurian di Pohuwato dapat menjadi reduktor dan fasilitator yang bisa menghadirkan solusi dan membawa gagasan-gagasan yang produktif dalam membangun sosial kapital berbasis local wisdom dan kepercayaan agama bagi masing-masing pemeluknya, serta kepekaan dan kecerdasan dalam menggunakan media informasi tekhnologi yang semakin berkembang saat ini.

“Semoga saja nilai, pemikiran, perjuangan Gus Dur tetap hidup dan mengawal pergerakan kebangsaan Indonesia;  melalui sinergi karya para pengikutnya, dilandasi 9 Nilai Gus Dur: Ketauhidan, Kemanusiaan, Keadilan, Kesetaraan, Pembebasan, Persaudaraan, serta Kesederhanaan, Sikap Ksatria, dan Kearifan Tradisi,” pungkasnya. (@/gol)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button