KONTROL

Aktivis Lingkungan Ingatkan Soal Potensi Tercemarnya Sumber Mata Air PDAM

POHUWATO (GOL) – Aktivis Lingkungan yang juga Ketua Forum Komunitas Hijau (FKH) Kabupaten Pohuwato, Hamid Toliu, mengingatkan bahwa sumber mata air PDAM Pohuwato berpotensi besar tercemar dengan bahan kimia yang kerap digunakan para penambang dalam pengelolaan emas.

Kekhawatiran ini diungkapkannya menyusul kejadian matinya empat ternak sapi di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Pohuwato, yang diduga kematiannya akibat meminum air yang sudah tercampur dengan bahan kimia milik penambang.

“Besar kemungkinan bahwa sumber mata air terang milik PDAM berpotensi tercemar dengan bahan kimia. Olehnya, penting kita waspadai,” ungkapnya.

Hamid kemudian menguraikan, sumber air PDAM tirta maleo yang berada di wilayah air terang di lokasi tersebut ada pos penjagaan. Namun, di radius 100 meter tidak ada aktivitas perambahan hutan maupun penambang. Hanya saja pipa yang melewati jalur sungai ini yang menjadi sasaran masyarakat penambang.

Mereka kata Hamid, mengambil air degan cara membor pipa, agar air tersebut bisa mengalir ke wilayah pertambangan mereka.

“Jadi jangan disesali ketika air sungai keruh maka air tersebut akan kita sama-sama nikmati dan rasakan. Ini akibat ulah oknum-oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab,”  terangnya.

Hamid berharap, pemerintah daerah  Pohuwato memberi perhatian khusus terhadap hal ini. Sebab, jika tidak maka sungai yang akan tercemar oleh bahan kimia akan berimplikasi buruk terhadap air yang diproduksi oleh PDAM.

“Insyaallah Pemda Pohuwato bisa memberi atensi khusus terkait fenomena ini,’ harapnya. (@/gol)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close