EKSEKUTIF

KPUD Pohuwato Beri Bantuan Kecelakaan Kerja Bagi Penyelenggara Adhoc

POHUWATO (GOL) – Pilkada serentak yang digelar 9 Desember 2020 merupakan pilkada ke 4 dilaksanakan di Kabupaten pohuwato, untuk memilih kepala daerah dan Wakil kepala daerah periode 2020-2025.

Pelaksanaan pilkada tahun ini akan dilaksanakan sedikit berbeda dengan pilkada sebelumnya. Sebab, pilkada tahun ini di laksanakan ditengah wabah Virus Covid-19 atau Korona yang masuk ke Indonesia sejak awal maret lalu.

Khusus, untuk kabupaten Pohuwato sendiri telah terkonfirmasi 12 pasien terpapar Virus covid 19 atau korona dan informasi terakhir di terima oleh awak media bahwa 4 pasien yang tersisa telah dinyatakan sembuh.

Dengan sembuhnya 4 orang tersebut maka kabupaten pohuwato telah masuk pada zona hijau atau tak ada lagi konfirmasi pasien baru.

Meski telah masuk zona hijau, KPU pohuwato tetap mengikuti himbauan pemerintah dan terus berupaya melindungi penyelenggara pemilu hingga ketingkat bawah.

Hal ini di tandai dengan setiap penyelenggara menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat melaksanakan tugas.

Apalagi saat ini selama 14 hari PPS akan melakukan validasi data dukungan kepada Paslon yang maju dari jalur indevenden dengan cara door to door.

Dengan pertimbangan beban tugas cukup beresiko itu, maka KPU pohuwato telah memikirkan anggaran bagi penyelenggara jika terpapar Virus covid 19 atau korona.

Meski tak menyebut angka pasti, ketua KPU kabupaten Pohuwato Rinto Ali mengungkap, khusus untuk penyelenggara telah disiapkan bantuan kecelakaan kerja bagi penyelenggara adhoc.

“Jadi yang kami upayakan adalah menyediakan APD, dan melakukan rapid tes, jadi saya kira jaminan kesehatan ini, bukan saja untuk penyelenggara saja namun untuk masyarakat juga,” terang Rinto Ali, saat di wawancarai awak media usai melaksanakan Sosialisasi, Kamis 2 Juli 2020.

“Kami bisa pastikan teman-teman PPS saat melaksanakan verifikasi faktual dalam kondisi kesehatan benar-benar terjamin,” tambahnya.

Dikatakannya, ketika ada yang terpapar maka akan diistrahatkan, untuk jaminan kesehatan pihaknya sudah mengalokasikan sepanjang yang bersangkutan melaksanakan tugas berkaitan dengan tahapan. “Saya kira ada alokasi untuk itu dalam bentuk asuransi,” tutupĀ  Rinto Ali. (@/gol/jund).

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close